Andai saja kita sadar akan perbedaan kita (saling melengkapi dengan harakah masing-masing)

+++ Sebuah Renungan +++

Saya pernah ditanya oleh seorang aktivis MMI, Ustad Abdullah namanya.

“Manakah kelompok yang lebih baik diantara umat Islam, Salafy yang berjuang dgn fokus Tholabul Ilmi, atau Jamaah Tabligh yg menyeru orang utk sholat di Masjid, atau Hizbut Tahrir yg memperjuangkan Kekhalifahan, atau Partai islam yg berjuang di Parlemen, atau NU yg Islam kultural, atau Muhammadyah yg berjuang di sektor pendidikan”? begitu tanyanya kpd saya.

Saya menjawab, “Akhi kalo antum bertanya spt itu pd saya, maka sama saja antum menanyakan manakah yang lebih baik, apakah tangan lebih baik dari kaki, apakah mata lebih baik dari pada mulut, apakah telinga lebih baik dari pada hidung?”

Bukankah Rasulullah SAW mengatakan bahwa umat islam itu spt satu tubuh.

Bila satu anggota tubuh merasakan sakit maka yg lain juga ikut merasakan sakit.

Perumpamaan ini saya pikir juga pas utk menjawab pertanyaan antum.

Seperti anggota tubuh, umat islam ini diberi ilham oleh Allah SWT utk cenderung fokus menjalankan fungsi yang berbeda beda shg mereka punya medan jihad yg berbeda pula.

Namun sayangnya sebagian umat Islam ini ada yg membanggakan kelompoknya masing2 dan lupa bahwa sebenarnya mereka adalah satu tubuh.

Logikanya kalo satu tubuh, mana mungkin tangan kanan itu memukul tangan kirinya, mana mungkin kaki kiri menendang kaki kanannya.

Kalaupun ada anggota tubuh itu merugikan tubuh yang lain, yaa itu namanya Kanker yang harus diamputasi dibuang dari tubuh.

Anggota tubuh itu selayaknya saling bekerja sama.

Coba kalo mulut mau makan, kan tangan yg mengambil makanan.

Lihat kalau antum mau ambil barang yang tinggi letaknya, kan kaki yang melompat supaya tangannya sampai.

Bukankah indah kalo kita saling melengkapi kalo saja Jamaah Tabligh yg mengetuk pintu org2 utk sholat berjamaah di Masjid, lalu di Masjid ada kajian Salafynya lalu umat islam diajak membangun kekuatan baik dibidang pendidikan bersama Muhammadyah, bidang budaya bersama NU, bidang Politik bersama koalisi kompak partai2 Islam menghasilkan undang2 yg islami dan pemimpin yang amanah agar umat Islam dipercaya memimpin dinegeri ini menyongsong Kekhalifahan Imam Mahdi yang pasti akan datangnya spt yg disosialisasikan Hizbut Tahrir.

Umat islam ini seperti sebuah Puzzle yang kalo digabungkan bagian demi bagiannya maka barulah menjadi satu gambaran yang utuh dan saling ….
Ustad Abdullah pun tersenyum lebar dan berkata “benar sekali akhi..”

Allahu a’lam.

Iklan
Kategori Inspirasi, UncategorizedTag

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close