Tugas Apa ?

Ini tentang aku, aku yang punya misi ingin sekali menjalankan tugas yang kecil tapi besar, bagiku kurasa. Mudah-mudahan aku mampu melakukannya dengan penuh semangat, kesabaran, serta ikhlas seperti keikhlasan surat Al-Ikhlas, pintaku pada Tuhanku, Tuhanmu, Tuhan kita semua, Allah Subhanallahu Wa Ta’ala. Emang tugas apa sih ? Hmmmm apa ya ? aku juga bingung, aha ! aku tau jawabannya karena aku yang sedang merencanakan tugas itu. Tugas itu adalah Membaca dan Menulis. “Ah itu biasa aja keles !”, ya itu seterah bagi yang mau bilang seperti itu ya mangga wae, tapi bagiku itu tidak biasa, bahkan itu sesuatu yang sangat biasa di luar, iya di luar kebiasaan manusia pada umumnya. Membaca dan menulis, waw !. Menurutku kebiasaan yang atu ini adalah kebiasaan yang keren sekali, terlebih itu adalah untuk dakwah, yang bukan hanya untuk kepentingan hidup di dunia namun juga demi kepentingan hidup di akhirat kelak.

Membaca dan Menulis itu adalah bagaikan saudara kembar yang tak dapat terpisahkan. Seseorang bisa menulis karena sering membaca, dan seseorang yang sering membaca tentu diharapkan bisa menuliskannya kembali untuk disebarkan kepada orang lain, kurasa begitu. Membaca, mendengarkan atau mengkaji suatu ilmu kemudian menyampaikannya kepada orang lain dalam bentuk tulisan yang dapat memberi manfaat untuk banyak orang, dan mampu memberikan inspirasi adalah sesuatu yang sangat menyenangkan. Bukan hanya itu saja, bahkan bisa mendatangkan pahala apabila tulisan itu membuat orang melakukan hal-hal positif dari apa yang telah disampaikan. Misalnya tulisan itu berisi ajakan untuk membiasakan diri untuk menghidupkan sunah, sholat dhuha. Nah itu nanti apabila orang yang membacanya kemudian melakukan sholat dhuha, maka InsyaAllah pahala itu juga akan didapatkan untuk si penulis tanpa menguranginya sedikitpun. Begitu juga sebaliknya, apabila hal-hal negatif yang disampaikan, kemudian pembacanya mempraktekkan hal negatif tersebut, maka InsyaAllah dosa itu juga akan didapatkan untuk si penulis tanpa menguranginya sedikitpun. Iiih serem ah, aku berlindung kepada Allah dari tulisan yang tidak bermanfaat bermanfaat seperti itu.

Nah itulah tadi yang menjadi salah satu motivasiku untuk memiliki kebiasaan membaca dan menulis. Bukan untuk menjadi orang yang pintar namun aku ingin menjadi orang yang paham apa yang aku baca dan apa yang aku tulis. Dengan membaca dapat mengalahkan kebodohan dari diriku. Membaca apa saja yang bermanfaat untuk diriku, baik itu untuk kepentingan hidup di dunia maupun untuk kepentingan di akhirat kelak. Membaca yang aku maksud adalah untuk mempraktekan ilmu yang sudah didapat, aku ingin sekali melakukan ini, meskipun itu terkadang terasa sangat sulit. Lalu menuliskannya, mengeshare ilmu apa yang sudah aku peroleh untuk orang lain juga. Sehingga itu nanti bisa menjadi lingkaran yang tiada putus-putusnya, kan dari tiga amalan pahala yang tidak akan pernah putus selamanya meskipun orang itu sudah is dead salah satunya adalah ilmu yang bermanfaat.

Inspirasi Di Bulan Suci

Akhir-akhir ini aku mendapat inspirasi dari beberapa tulisan di medsos yang ciamik banget tulisan-tulisannya. Tulisan-tulisannya itu keren-keren, mencengangkan, bermanfaat, menambah wawasan, memotivasi, dan bikin aku gemes. Ada yang serius tapi lucu, ada yang serius tapi santai, ada juga yang sangat serius banget sampai-sampai kadang aku gak ngerti apa maksudnya, hehe. Tapi itu sangat menginspirasi saya. Terlebih inspirasi ini datangnya pas di bulan suci yang penuh berkah, Ramadhan tahun ini 1436 Hijriyah. Aku pun juga memutuskan untuk off dulu dari dunia fesbukiyyah entah sampai kapan dengan alasan lagi “belajar”, padahal kadang suka ngintip beranda fesbuk, mudah-mudahan gak sampai belekan, hahaha. Belajar ? Iya belajar apa saja yang bermanfaat, terutama untuk tugasku yang atu ini, yaitu memiliki kebiasaan atau habits membaca dan menulis. Dan ini aku sedang mulai merintis dunia blogger sebagai tempat mencurahkan segala ide, curhatan, ilmu-ilmu yang bermanfaat, sastra, usaha jasa desain (all about teknik sipil), kebetulan calon Insinyur Sipil masih gelar CST (Calon Sarjana Teknik), dsb.

Terakhir dari aku. Tulisan ini aku buat semata-mata untuk mengingatkan diriku sendiri, agar nanti ketika aku mulai haroream (malas) untuk melaksanakan misi (tujuanku/tugasku) menjadi reading man dan writer man, bisa menyemangati aku lagi. Sehingga tulisan aku ini seolah-olah apa? seolah-olah bilang “Hayo kamu dulu pernah nulis tulisan ini, gak boleh haroream ah nanti impianmu gak tercapai lho”. Inilah tugasku yang kecil tapi BESAR, yang merupakan salah satu mimpiku.

Barangkali kalo ada yang membaca tulisanku ini, sudilah untuk mendoakan aku, semoga apa yang aku impikan tercapai, aamiin. Sekian cukup, hatur nuhun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s