Bisa jadi manajemen ‘afwan’

Semangat Berbagi

Saya bukanlah orang yang berpunya kompetensi untuk membicarakan tentang bagaimana mengatur dakwah di dalam hidup kita. Karena sering kita mendengar sebuah pertanyaan, bagaimana sih mengatur (me-manage) waktu antara dakwah, urusan keluarga, nafkah, kuliah dan lain sebagainya.

Pertanyaan tersebut sering muncul dari semua kalangan profesi, baik dia seorang mahasiswa, kepala rumah tangga, karyawan, pengusaha, dosen, ibu rumah tangga dan lainnya. Sehingga, walaupun saya bukan yang kompeten menjawab pertanyaan tersebut. Namun, ijinkan saya untuk sedikit berpendapat. Kiranya ada benarnya, maka semoga bermanfaat. Kiranya ada yang kurang tepat, mohon dimaafkan. Kiranya ada yang perlu diperbaiki, maka silahkan. Kiranya ada yang perlu ditambahkan, lakukanlah. Kiranya ada yang perlu dikurangi, silahkan saja. Kiranya berguna, kerjakanlah.

Dengan menjawab pertanyaan bagaimana kita mengatur waktu agar semua pekerjaan terkaksana dengan maksimal. Harapannya bisa membantu kita, agar tidak lagi terdengar, “maaf saya ijin tidak kajian, ada urusan ini”, “maaf saya nda bisa rapat ada urusan itu.” Sebenarnya tidak masalah…

View original post 2,324 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s