1472478032023

Sebelumnya telah dibahas perjalanan awal saya berniat untuk daftar Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Keluarga Muslim Itenas (KMI). Bagi yang belum baca kisah saya sebelumnya, bisa baca di link berikut ini : https://indrafitriyana.wordpress.com/2016/05/18/inilah-yang-saya-cari-start-from-the-last-bagian-1/

Saya akan melanjutkan cerita dari kisah Start From The Last (bagian 1). Jadi cerita yang kemarin hanya baru niat untuk bergabung. Belum ada realisasi dari niat tersebut. Sampai pada akhirnya sidang senat mahasiswa baru itenas 2014 dimulai. Singkat cerita sayapun resmi menjadi seorang mahasiswa itenas. Dan tahukah ketika itu saya pertama kali mengenal organisasi mahasiswa yaitu di Himpunan Mahasiswa Jurusan. Disana para Maba disambut bak raja, sampai dibuat barikade dalam penyambutannya, dan disorak-soraki nyanyian-nyayian khas himpunan. Dan saya baru merasakan pertama kali seperti itu.

Dua hari berselang setelah sidang senat tibalah acara yang saya nanti-nantikan. Itulah demo UKM Itenas. Ada sekitar 20 an UKM yang di tampilkan dalam demo tersebut. Dan hanya satu yang saya tunggu-tunggu, yaitu demo dari LDK KMI. Ingin tau seperti apa orang-orangnya itulah yang membuat saya penasaran. Dan ternyata demonya itu biasa-biasa saja, tidak ada hal yang wah. Bahkan cenderung lebih menarik demo dari UKM lain. You Know “Rumput tetangga terlihat lebih hijau”.

Ketika selesai demo UKM akhirnya bisa menghirup udara hangat itenas (karena didalam GSG Itenas dingin beud wkwk). Di depan GSG berjajar stand-stand UKM dari A sampai Z semua UKM ada disana. Tetapi disanalah mulai terjadi pergulatan batin di hati saya. Bayangkan semula saya yang bersemangat untuk daftar organisasi keislaman tetapi hal tersebut harus berbenturan dengan penampilan UKM yang monoton dan Isu-isu seputar terorisme dan radikalisme di Rohis. Niat untuk mendaftar pertamapun sirna sudah, yang ada hatipun menjadi ragu antara daftar atau tidak. Ketika itu bahkan saya sempat daftar salah satu UKM yang prestasinya sudah mentereng di kancah nasional dan internasional. Bahkan jalan-jalannya saja keluar negeri. Siapa coba yang tidak terliur dengan organisasi seperti ini? Saya sih yang terliur wkwkwk.  Taulah ini organisasi apa? Wkwkwk.

Cara terbaik seseorang untuk memantapkan hatinya itu lewat menghadap Rabbnya. Shalat. Itulah salah satu cara yang saya lakukan untuk memutuskan satu perkara keragu-raguan. Ketika itu saya memutuskan untuk Shalat terlebih dahulu karena waktupun sudah sore dan sudah masuk waktu Ashar. Ada sebuah anekdot lucu dalam sebuah akun sosmed “main-main saja ke masjid siap tau betah”. Dan ternyata anekdot tersebut benar adanya. Saya lebih betah di masjid. Entah kenapa ada rasa khusus ketika berada di masjid. Ketika itu ada satu orang lelaki yang sedang tilawah Al-Qur’an di samping saya. Saya kira dia Maba seperti saya (karena perawakan yang kecil). Usut punya usut ternyata dia anggota LDK. Kelihatan setelah beres tilawah langsung masuk ke sekretariat KMI. Coba tebak siapa orang tersebut? Orang tersebut adalah Kadiv Mentoring KMI masa jihad 2013-2015.

Back to cerita di masjid. Ternyata Allah benar-benar menurunkan hidayahnya disana. Hati yang semula ragupun hilang dan justru semakin berniat dan semakin semangat  untuk bergabung ke dalam LDK KMI. Sayapun langsung datang ke stand dan langsung mendaftar disana. Satu hal lagi yang saya amati yang terlihat berbeda dengan UKM-UKM lain. Ketika UKM lain pendaftaran berdesak-desaakkan dengan lawan jenis, tetapi di stand KMI di pisah antara laki-laki dan perempuan. Dipisahkan oleh hijab. Semakin yakin bahwa organisasi ini akan memberi kebermanfaatan lebih dalam hidup saya. Sampai pada akhirnya sayapun resmi terdaftar sebagai anggota Keluarga Muslim Itenas.

To Be Continued……

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s